Archive for March, 2008

Jangan Asal Pilih MP3 Player

March 31, 2008

Lathiefa Nur Ilma – detikinet

Di era mobile seperti saat ini, siapa sih yang tidak ingin mendengarkan musik favorit langsung di telinga?

Ada banyak perangkat pemutar MP3 yang dijual di pasaran dengan harga murah, disain menarik dan tentu dengan kapasitas yang boleh diadu. Tapi jangan buru-buru memilih MP3 Player hanya karena fisiknya. Anda harus cek ‘jeroannya’ terlebih dulu.

Agar tak seperti membeli kucing dalam karung, simak panduan tips membeli MP3 Player berikut ini, yang dikutip detikINET dari Pcmag, Kamis (12/4/2007).

Kompatibilitas dengan Komputer

Kompatibilitas dengan tipe komputer yang Anda miliki sangatlah penting, mengingat akan ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dengan perangkat itu. Penghubung MP3 Player yang sangat umum saat ini adalah USB. Jika Anda pengguna komputer dengan sistem operasi Windows, tak perlu khawatir karena semua perangkat pemutar dapat diajak bekerja sama.

Namun jika Anda pengguna Mac, Anda mempunyai dua pilihan: memilih iPod dari Apple atau perangkat USB Mass Storage Class-compliant (USB MC). USB MC memungkinkan MP3 player Anda terhubung dengan komputer tanpa harus memasang software tertentu.

Selain penghubung fisik, pastikan komputer Anda juga telah memiliki software pendukung MP3 semisal Windows Media Player. Sehingga pertukaran data akan lebih mudah dilakukan.

Media Penyimpanan

Media penyimpanan dalam MP3 Player juga harus diperhatikan. Ada beberapa media penyimpanan yang biasa digunakan dalam MP3 Player. Hard Drive adalah media penyimpanan dengan kapasitas terbesar. Kapasitas yang tersedia antara 3GB hingga 100GB.

Kerugiannya, media ini tidak tahan terhadap goncangan. Kalau sudah begitu, pilih saja media Flash Drive, yang memiliki bobot lebih ringan dan tidak tergantung pada pergerakan pemakainya. Anda bisa mengajak MP3 Player Anda berlari dan bahkan untuk MP3 Player tertentu ada yang bisa dibawa ke dalam kolam renang.

Sayangnya, ukuran terbesar yang mampu disediakan Flash Drive hanyalah 2GB. Namun media ini tentu lebih mahal dibanding Hard Drive. Untuk diketahui, setiap 1 GB setidaknya mampu menyimpan 130 hingga 150 lagu, tergantung pada kualitas dan format file musik.

Selain itu masih ada media lain bernama Micro Hard Drive atau biasa disebut mini hard drive karena ukurannya benar-benar kecil dengan ukuran kurang dari 2 inci, sehingga ukuran MP3 Player dengan media ini juga otomatis lebih kecil. Namun kapasitas yang mampu ditampung hanya sekitar 1GB hingga 6GB saja. Soal harga, media satu ini lebih mahal ketimbang Hard Drive namun jauh lebih murah dibanding Flash Drive.

Baterai

Baterai yang digunakan oleh MP3 Player dengan media Hard Drive dan Mini Hard Drive sama, yaitu baterai rechargeable. Mudahnya, kalau habis baterai, perangkat tinggal dicolokkan ke listrik. Sayangnya perangkat ini sulit untuk diganti secara mandiri atau bahkan kadang Anda harus membeli yang baru jika baterai sudah tidak berfungsi lagi.

Sementara MP3 Player dengan media Flash Drive tidak memerlukan banyak tenaga, sehingga baterai yang digunakan biasanya hanya dua baterai AA atau AAA. Kekurangannya jelas. Kalau kehabisan, harus membeli baru lagi. Tapi jangan khawatir, karena kini juga sudah terdapat baterai AA atau AAA yang dapat diisi ulang.

Layar

Yang tenar saat ini adalah layar OLED. Sayangnya, layar jenis ini memboroskan baterai dan ketajaman gambar masih kurang bagus dibanding layar LCD. Layar MP3 Player dengan media Hard Drive biasanya berukuran 2,5 inci sementara layar dengan media Flash berukuran sekitar 1,5 inci.

Bagi Anda yang hanya memanfaatkan MP3 Player sekedar sebagai pemutar musik saja, Anda bisa memilih MP3 Player tanpa layar atau dengan layar selebar satu baris. Jangan bergaya dengan membeli MP3 Player dengan layar beresolusi besar karena semakin tinggi resolusi layar, semakin besar pula tenaga baterai yang dibutuhkan. Pastinya Anda tak mau kan, baterai cepat habis walau hanya untuk memutar lagu?

Advertisements

Lindungi Mata dari Radiasi Komputer

March 31, 2008

Dewi Widya Ningrum – detikinet

Mata merupakan salah satu aset yang paling berharga sehingga harus dijaga benar kesehatannya. Keseringan melototin monitor komputer bisa membuat mata menjadi lelah.

Tahukah Anda bahwa radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan komputer bisa mengganggu kesehatan? Studi yang dilakukan American Optometric Association (AOA) mencetuskan bahwa radiasi komputer dapat menyebabkan kelelahan mata dan gangguan mata lainnya.

Kebanyakan gejala yang dikeluhkan responden adalah soal kelelahan mata, pandangan menjadi kabur dan mata kering. Masalah visual lainnya yang timbul adalah soal gangguan sakit kepala dan sakit leher atau bahu.

Nah bagi Anda yang sering nongkrong di depan komputer, lindungi dan rawatlah mata Anda dari radiasi yang ditimbulkannya. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindarinya.

1. Pakai pelindung layar komputer (filter) untuk mengurangi radiasi yang ditimbulkan komputer.

2. Pilih layar komputer yang radiasinya rendah, seperti layar LCD (liquid crystal display).

3. Jagalah jarak pandangan mata dengan monitor. Idealnya, jarak minimum antara mata dengan monitor komputer adalah 45 cm.

4. Sesuaikan posisi layar komputer dengan mata, jangan ketinggian dan jangan terlalu rendah karena bisa menyebabkan sakit leher. Selain itu, jika monitor terlalu tinggi dari pandangan mata maka akan menggangu pasokan udara yang disuplai ke otak. Sebaiknya layar monitor diposisikan sejajar dengan pandangan mata.

Menurut American Optometric Association (AOA), seperti dilansir Rctimes, untuk mencegah kelelahan mata sebaiknya tempatkan monitor dengan posisi yang ergonomis. Monitor harus ditempatkan pada posisi 16-30 inci dari mata, tergantung seberapa besar layar. Umumnya posisi yang nyaman untuk menatap monitor adalah 20 hingga 26 inci.

5. Sesuaikan pencahayaan monitor dengan intensitas kenyamanan mata.
Brightness yang terlalu terang atau terlalu buram tidak baik bagi kesehatan mata. Pencahayaan yang terlalu terang akan membuat mata menjadi silau, sedangkan pencahayaan yang terlalu buram hanya dan membuat mata bekerja lebih keras untuk melihat. Hal ini akan membuat mata menjadi cepat lelah. Untuk itu, cobalah sesuaikan brightness dan contrast monitor hingga mata Anda bisa melihat dengan nyaman. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan resolusi dengan karakter di monitor agar dokumen-dokumen mudah dibaca mata.

6. Istirahatkan mata sejenak.
Jangan terus-terusan melototin layar komputer. Usahakan sediakan waktu beberapa menit untuk mengendorkan dan mengistirahatkan mata Anda. Ini akan mengurangi kepenatan mata dan otot. Segarkan mata dengan cara memandang ke ruangan lain atau memandang indahnya langit biru atau tanaman hijau.

7. Seringlah mengedipkan mata demi menghindari mata menjadi kering.
Jarang mengedipkan mata akan membuat mata menjadi kering. Karena itu sering-seringlah mengedipkan mata, karena dengan berkedip maka mata akan mengeluarkan air mata yang akan menyebar ke seluruh permukaan kornea untuk menjaga mata tetap lembab dan jernih.

8. Pakailah kacamata dengan lensa khusus untuk komputer. Seperti pernah diberitakan, ahli masalah mata (Optometrist) Dr. Jay Schlanger mengatakan beberapa perusahaan kini mulai membuat lensa yang bagian atasnya dirancang untuk melihat komputer, dan bagian bawahnya untuk membaca.

Pengguna lensa kontak juga punya solusi, yaitu dengan mengganti lensa kontak generasi baru yang terbuat dari silikon hydrogel. “Silikon jenis ini memungkinkan daya transmisi oksigen yang lebih tinggi dibanding jenis lain,” ungkap Schlanger.

9. Perbanyak konsumsi vitamin A agar mata tetap dalam kondisi baik.

10. Jika merasa mata mengalami gangguan, segera pergi ke dokter mata untuk meyakinkan bahwa mata Anda benar-benar sehat.

Rahasia dibalik Adzan, Renungkanlah…

March 11, 2008

Wahai sahabat-sahabatku yang dirahmati ALLAH SWT, mengapa lidah kelu disaat kematian? Tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal) tidak dapat berkata apa- apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan ‘sakaratul maut’. Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: “Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Alloh akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya. ” Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang. Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri?

Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Alloh akan kelukan lidahnya ketika nazak.

Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Alloh supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. “Ya Alloh! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah “Laa ilaha illallah..” semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. amin.. amin Yarobbal ‘alamin..”

Hape dan Charging…

March 11, 2008

– JANGAN charge HP Anda semalaman,

– JANGAN ditaruh dekat anda ketika mencharge,

– JANGAN pernah menjawab panggilan masuk ke HP saat sedang di charge.

Beberapa hari yang lalu, seorang laki-laki sedang mencharge HP di rumahnya. Disaat yang bersamaan, ada telepon masuk dan dia menjawabnya saat HP tersebut masih tersambung ke kontak listrik. Setelah beberapa detik, arus listrik masuk ke HP tanpa kendali dan pria muda tersebut terlempar ke lantai dengan kerasnya. Orangtuanya bergegas datang ke kamarnya dan menemukan dirinya pingsan, dengan detak jantung yang lemah dan jari terbakar. Dia dilarikan kerumah sakit terdekat, tapi jiwanya sudah tak tertolong lagi ketika sampai dirumah sakit.