Archive for the ‘Sadar Diri’ Category

Panggilan Alloh Hanya 3x

May 12, 2008

Dari seorang teman….
semoga bermanfaat saudaraku….

Dikisahkan oleh seorang gadis yang sedang pergi Umrah dengan Ibunya

Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya bergabung untuk Umrah di bulan July 2007 yang lalu. Kebetulan umrahku dimulai di Madinah dulu selama 4 hari, baru ke Mekah. Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah. Jadi aku punya kesempatan untuk bertanya tentang Umrah.

Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju Mekah… Aku bertanya pada Ibu :
“Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah… ? Krn ini pertama kali aku ber Umrahโ€

Dan Ibu, memberikan Tausyiahnya. Ibu berkata…
“Shinta, Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup”

Keningku berkerut…
“Sedikit sekali Allah memanggil kita…?”

Ibu tersenyum.
“Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?”

Saya menggelengkan kepala.
“Panggilan pertama adalah Azan “, ujar Ibu.
“Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita Sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah. Tetapi Allah masih fleksibel, dia tidak “cepat marah” akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umat-Nya, baik umat-Nya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umat-Nya ketika hari Kiamat nanti”.

Saya terpekur… mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan Sholat karena meeting lah, mengajar lah, dan lain lain. Masya Allah…

Ibu melanjutkan,
“Shinta, Panggilan yang kedua adalah panggilan Umrah / Haji .
Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hamba- Nya dengan panggilan yang halus dan sifatnya “bergiliran” . Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeza dengan hamba yang lain. Jalannya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merancang pula akan pergi, ada yang memang merancang dan terkabul.
Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan “Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan”, sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua. Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali. Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu”.

Mata saya semakin berkaca-kaca. ..
Subhanallah. .. Saya datang menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.. . Alhamdulillah. ..

“Dan panggilan ke-3”, lanjut Ibu, adalah โ€œKEMATIANโ€
Panggilan yang kita jawab dengan amal kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu Shinta, manfaatkan waktumu sebaik-baiknya.
…Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah… Insya Allah syurga adalah balasannya.. .

Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat pada Allah karena kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya. ..

Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaran-Nya, kasih sayang-Nya dan dengan semangat menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan berniat… Aku menjawab panggilan Umrah-Mu ya Allah, Tuhan Semesta Alam…

Rahasia dibalik Adzan, Renungkanlah…

March 11, 2008

Wahai sahabat-sahabatku yang dirahmati ALLAH SWT, mengapa lidah kelu disaat kematian? Tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak (hampir ajal) tidak dapat berkata apa- apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan ‘sakaratul maut’. Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: “Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Alloh akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya. ” Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang. Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri?

Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Alloh akan kelukan lidahnya ketika nazak.

Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Alloh supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. “Ya Alloh! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah “Laa ilaha illallah..” semasa sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. amin.. amin Yarobbal ‘alamin..”

Gals, Berapa Harga Dirimu?

July 11, 2007

Penulis : Ria Fariana

KotaSantri.com : Berapa harga dirimu? Waduh, seakan-akan harga diri bisa ditakar dengan materi. Emang begitu kan kondisi saat ini. Yang namanya harga diri, murah banget. Diobral seribu tiga juga banyak yang mau. Kok bisa?

Coba kamu amati lingkungan sekitarmu. Harga diri, terutama kaum perempuan alias cewek, sudah banting harga di mana-mana. Mulai dari gaya berpakaian yang kelihatan pusar, (maaf) celana dalamnya, underwear alias kaos daleman, sampai berpakaian tapi telanjang, yaitu berpakaian tapi semua lekuk tubuhnya kelihatan dengan amat sangat jelas bentuk dan ukurannya.

Dikomporin oleh sinetron kacangan di TV yang isinya melulu pacaran dan pacaran, remaja kita jadi ikutan. Tubuh cewek, bagian mana yang belum terekspos oleh lawan jenisnya (bacaย : “pacarnya”) sih? Dalih palsunya sih biasanya sebagai bukti cinta. Padahal mah, pelecehan harga diri yang seharusnya nggak boleh dibiarkan begitu saja. Tapi kalo mau sama mau, kan nggak ada hukumnya tuh. Nah loh, bingung juga kan? Yuk, kita preteli satu per satu masalah ini.

***

Cewek dan Harga Sebuah Diri

Perkembangan jaman modern bukannya diikuti dengan perkembangan pola pikir yang modern pula. Tapi pola pikir hingga pola sikap berkembang ke arah jahiliyah (kebodohan). Hanya saja kali ini memakai bungkus baru, jahiliyah modern. Lomba-lomba kecantikan yang semua ujung-ujungnya pamer aurat, digelar di mana-mana. Mulai tingkat RT hingga dunia. Bahkan institusi kampus yang katanya tempat intelektual muda, juga terkontaminasi dengan pagelaran miss kampus.

Baju minim dan seronok namun berharga mahal jadi gaya hidup. Lenggak-lenggok di atas panggung jadi kebanggaan. Paling banter harga dari diri yang dipajang itu cuma sebuah piala dari kuningan dan karton satu lembar bertuliskan angka nominal uang.

Bagi mereka yang nggak kebagian lenggak-lenggok di atas pentas, ada cara lain yang bisa ditempuh untuk menikmati dunia kemilau itu. Malakin cowok tajir. Si cowok juga nggak kalah ‘cerdik’, yaitu dengan memanfaatkan cewek rese dan matre untuk mendapatkan kemauannya. Mau dibawa ke mana aja asal pulang dibelikan HP. Mau diapa-apakan aja asal ada ongkos ganti pulsa. Halah!

Akhirnya, muncul istilah cewek bispak, bisa dipake. Dipake betulin genting, mompa air, atau ngayuh becak? Ya nggaklah. Bisa dipake di sini maksudnya buat hal-hal yang tak bermoral.

***

Cewek, Kok Mau Dihargai Rendah?

Kalo dipikir-pikir, kenapa pula para cewek itu mau dihargai rendah ya? Para cewek yang seharusnya punya rasa malu yang tinggi melebihi kaum adam, jadi berubah. Sudahlah aurat dipamerkan ke mana-mana, mereka ini mudah banget dijadikan mangsa oleh cowok-cowok tak bertanggung jawab. Seakan-akan mereka pasrah dan tak punya sikap untuk menentukan apa yang terbaik bagi dirinya.

Kondisi ini diperparah dengan kurangnya kontrol masyarakat sekitar. Mereka cuek bebek dengan merosotnya moral para remaja, terutama ceweknya. Tak ada lagi sanksi sosial semisal didatangi pak RT bila ada cowok bertandang ke rumah cewek hingga larut malam. Dan semakin lengkap keparahan ini ketika negara sebagai penegur utama tak berdaya. Tak ada KUHP atau hukum perdata yang bisa menjerat cowok yang wakuncar (waktu kunjung pacar) ke ceweknya. Lha wong suka sama suka, bisa-bisa malah dilindungi sama sistem yang bernama sekulerisme. Apalagi cuma sekadar pakaian yang kelihatan pusar. Dalih kebebasan perempuan akan menjadi senjata andalan bila ada yang berusaha mengingatkan.

Gaya hidup mewah adalah penyebab lain dari fenomena cewek murah harga diri. Semua ini akibat dari kehidupan yang mengagungkan materi alias materialistis. Materi oriented ini adalah khas milik kapitalisme. Sebuah paham yang sangat memuja kepemilikan modal atau lapital. Sistem inilah sebetulnya yang kudu bertanggung jawab terhadap merebaknya cewek-cewek tak berharga diri. Udahlah ceweknya lemah iman, dikomporin pake kemilau fana duniawi. Klop, jadi pada lupa daratan.

***

Cewek, Kamu Bisa Apa?

Biar pun berjenis cewek, perempuan juga manusia. Dengan kemanusiaan ini pula cewek juga dikaruniai akal untuk membedakan mana baik dan buruk. Sayangnya, seringkali otak cewek nggak dipake. Bawaannya silau mulu kalo liat barang mewah sampai harga diri tergadaikan nggak jadi masalah.

Akal yang dipunya cewek, nggak beda dengan yang dipunya cowok. Tapi seringkali cewek sendiri yang membuat rendah dirinya sehingga mudah aja dipermainkan cowok. Bukan hanya cowok, tapi pemilik modal juga ikut menghinadinakan kaum cewek dengan mengeksploitasi keindahan fisik. Oya, sebelum saya diprotes oleh kaum cowok baik-baik, saya ingin tekankan bahwa nggak semua cowok suka mempermainkan cewek. Ada kok cowok baik-baik yang menghargai cewek dengan harga sangat tinggi. Karena tingginya, harganya sebanding dengan surga.

Dengan potensi akal ini, cewek bisa memilih jalan hidupnya. Mau dijadikan objek ketelajangan dan permainan jaman edan bernama modern ini atau sebaliknya. Cewek sebagai subjek perubah dan pelaku sejarah sebuah peradaban. How? Gimana caranya?

Gals, cewek kudu nyadar untuk apa sih dia hidup di dunia ini. Untuk hura-hura, senang-senang, dan foya-foya? Hmm… Cewek kudu nyadar bahwa hidup ini sementara. Kalo ada sementara, pasti ada yang selamanya. Kalo bermakna selamanya, berarti bukan di dunia. Nggak ada orang hidup kekal di dunia ini. Lha wong dunianya aja fana, kok penghuninya minta kekal. Bila sudah menyadari kenyataan dunia fana ini, ingatlah bahwa semua yang bernyawa pasti mati. Kalo sudah mati, lihat tuh jadi teman cacing tanah dan belatung di tanah pekuburan. Ternyata manusia itu hina ya. Cuma sebegitu aja akhir hidupnya.

Kalau ingat kematian, manusia normal mana pun juga pasti akan berpikir, merenung, dan berinsaf diri. Apalagi cewek yang memang dasarnya bersifat peka. Maka akan mudah tersentuh hatinya dengan ajakan mengingat kematian ini. Kecuali orang-orang bebal yang telah ditutup hatinya oleh Allah. Mereka ini adalah yang enggan membicarakan kematian. Bahkan ada yang dengan sengaja mengolok dan mencemoohnya lho.

Dengan mengingat kematian, manusia termasuk para cewek tergugah untuk mencari makna hidupnya. Tak lain dan tak bukan, ternyata hidup ini adalah sarana saja untuk sebuah kehidupan kekal abadi di akhirat kelak. Bila ini sudah kamu sadari, maka sesungguhnya uang, katu kredit, mobil, dan gaya hidup mewah jadi tak ada artinya lagi. Ada sesuatu yang lebih penting dari itu semua.

Beramal untuk akhirat. Jangan bayangkan beramal untuk akhirat ini hanya dengan sibuk shalat, dzikir, puasa, dan ngaji aja. Bukan! Aktivitas-aktivitas ini memang harus, tapi tidak berhenti di situ saja. Bumi dan seisinya perlu dimakmurkan dengan karya nyata kamu, para cewek. Kamu bisa jadi apa pun yang kamu mau, sukses dunia tapi punya investasi juga untuk akhirat. Dengan menjadi ahli komputer untuk mengacak-acak radar musuh Islam yang akan menyerang negeri muslim, misalnya. Atau menjadi bisnis woman yang berhasil dan sebagian laba untuk kepentingan dakwah serta perjuangan menegakkan Islam sebagai ideologi negara di bawah naungan Daulah Khilafah. Gimana, keren kan?

***

Cewek, Punyai Harga Diri!

Harga diri bukan barang obralan yang gampang banget dibeli dengan gepokan rupiah atau kartu kredit. Masalahnya, gimana caranya agar cewek mempunyai harga diri yang menjadikannya mulia?
Karena di bahasan awal tadi kita sudah tahu bahwa hidup ini sementara dan kudu nurut sama aturan Sang Pencipta, maka inilah langkah praktis itu :

Pertama, hiasi diri dengan rasa malu. Malu akan menjadi tameng seorang cewek dari perbuatan maksiat.

Kedua, tundukkan pandangan. Dengan menundukkan pandangan, cewek akan menjadi makhluk berharga di muka bumi karena nggak jelalatan.

Ketiga, tutupi auratmu. Auratmu yang indah bukan untuk pajangan apalagi pameran. Oleh karena itu tutupi dengan pakaian takwa berupa kerudung dan jilbab.

Keempat, jaga interaksi pergaulan. Langkah di atas nggak bakal ada gunanya kalo kamu masih enteng aja colak-colek sama cowok. Batasi interaksi dengan mereka seperlunya dan sewajarnya. Nggak perlu over.

Kelima, dekatkan dirimu pada Allah. Dekat dengan Allah itu artinya nggak ada satu celah kecil pun kamu berbuat dosa. Meski nggak ada kakak pembina pengajian, ortu nggak liat, atau nggak ada satu orang pun menyaksikan, kamu nggak bakal bisa lari dari pengawasanNya.

Keenam, last but not least, proaktif gals! Kalo kamu udah menjadi cewek baik-baik, jangan simpen sendiri. Ajak teman-teman dan sodara-sodara kamu untuk baik juga. Kalo kamu segan untuk negur secara lisan, bisa juga pake tulisan.

Nah, ternyata nggak susah kan untuk membangun harga diri pada seorang cewek. Murah meriah kecuali berbekal kemauan aja. Tips di atas bisa kamu amalkan tuh. Nggak berhenti di sini aja, ternyata memutus rantai rusak ini kamu nggak bisa sendirian.

Ajak teman-teman dan sodaramu untuk bareng-bareng merusak rantai ini. Kita ganti dengan rantai baru yang indah dalam balutan ukhuwah Islamiyah, dasarnya akidah Islam. Setuju kan?

Jadi, kalo ada yang nanya berapa sih harga diri seorang cewek? Kamu bisa dengan bangganya menjawab ‘ridha Allah plus surga dengan segala isinya’. Bila ini yang jadi jawabanmu, maka gepokan rupiah, kinclongnya mobil nggak bakal bisa mengusikmu. Harga dirimu bukan lagi obralan seribu tiga. Harga dirimu saat ini cuma surga yang mampu membeli. Jangan ragu, teriakkan dengan lantang bahwa harga diri seorang cewek cuma satu jawabnya; ISLAM! Oke? [STUDIA-349/8/090707]

Who it is….???

May 31, 2007

Judulnya keren, dalam bahasa inggris, ssssstttt….. jangan bilang-bilang ya sebenarnya bahasa inggris ku masih kacau beliau……heheheehe…… ๐Ÿ™‚

emang maksudnya pa??ย  sabar ya, ntar juga pasti aku post in deh…… tapi jangan kaget ya dan sebelumnya aku kasih saran neh….

sebelum membacanya, tenangkan pikiran… hilangkan semua rasa……(loh mati rasa dong..) , jauhkan hal-hal keduniawian (duit, cewe, jabatan de el el..). Oke 1.. 2.. 3… jreng…jreng…..

Murid-muridku……. dengarkan lah….. emang sapa murid mu…….(cu…iiiihhh…..)…

Bissmillahirrohmanirrohim….

Siapakah orang yang sibuk ?ย 
Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu sholatnya, seolah-olah ia mempunyai kerajaan sepertikerajaan Nabi Sulaiman A.S.
Maka sempatkanlah bagimu untuk beribadah… dan
ย ย bersegeralah !

Siapakah orang yang manis senyumannya ?ย 
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ketika ditimpa musibah,
ย lalu dia berucap “Inna lillahi wainna illaihiย rajiuun.”
Kemudian berkata,”Ya Rabbi, Aku ridho dengan
ย ketentuanMu ini”, sambil mengukir senyuman.
Maka berbaik hatilah dan bersabar…

Siapakah orang yang kaya ?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada, dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.
Maka bersyukurlah atas nikmat yang kau terima danย berbagilah.. .

Siapakah orang yang miskin ?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan
ย nikmat yang ada,selalu menumpuk-numpukkan harta.
Maka janganlah kau menjadi kikir juga dengki…

Siapakah orang yang rugi ?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usiaย pertengahan, namun masih berat untuk melakukan ibadah dan amal-amal kebaikan.
Maka hargailah waktumu dan bersegeralah. ..

Siapakah orang yang paling cantik ?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.
Maka peliharalah akhlakmu dari dosa dan noda…

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas ?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan, dimana kuburnya akan diluaskan sejauh mata memandang.
Maka beramal shalehlah selagi sempat dan mampu…

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit ?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan,ย lalu kuburnya menghimpitnya.
Maka ingatlah akan kematian dan kehidupan setelah
ย dunia…

Siapakah orang yang mempunyai akal ?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yangย menghuni surga kelak, karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.
Maka peliharalah akal sehatmu dan pergunakan
ย semaksimal mungkin untuk mengharap ridho-Nya…

Siapakah org yg pelit ?
Orang yg pelit ialah org yg membiarkan atau membuang email ini begitu saja,malah dia tidak akan menyampaikan kepada org lain.
Maka sampaikanlah kepada yang lain sedikit berita
ย gembira ini selagi sempat,karena tiada ruginyaย bagimu…

Perhatian !
ย 
Jika Anda tidak menyampaikan kepada lima/sepuluh/ dua puluh teman Anda dalam lima hari, maka … tidak akan berpengaruh apa-2 kepada Anda. Anda tidak akan dipecat dari pekerjaan Anda, anda tidak akan mengalami kesialan, dll Jika Anda kirimkan baca tulisanย ini, pun… Anda tidak akan tiba2 menjadi kaya dalam lima atau sepuluh hari kemudian .Tetapi Insya Allah Anda akan mendapat balasan dariย Allah SWT, karena sedikit banyak telah mengingatkan saudara Anda yang lain tentang kebaikan… watawwa shoubilhaqi.

Amin ya robbal alamin.. ๐Ÿ™‚ย 

gitu murid-muridku, tolong amalkan dan sebarkan ya……………:)

Pesan-pesan dari Pesantren Virtual

April 13, 2007

ู‚ุงู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…:ยซ ู…ู† ุงุญุชูƒุฑ ุทุนุงู…ุง ุฃุฑุจุนูŠู† ู„ูŠู„ุฉ ูู‚ุฏ ุจุฑุฆ ู…ู† ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ูˆุจุฑุฆ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ โ€ู…ู†ู‡ุŒ ูˆุฃูŠู…ุง ุฃู‡ู„ ุนุฑุตุฉ ุฃุตุจุญ ููŠู‡ู… ุงู…ุฑุค ุฌุงุฆุน ูู‚ุฏ ุจุฑุฆุช ู…ู†ู‡ู… ุฐู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰.โ€

Beliau s.a.w berkata:”Barangsiapa menimbun makanan lebih 40 malam maka ia telah โ€Žmeninggalkan Allah dan Allah meninggalkannya, dan Apabila satu desa, ada di antara โ€Žpenduduknya yang kelaparan, maka semua penduduk desa itu telah meninggalkan โ€Žperjanjian Allah”. (H. R. Ahmad)โ€Ž

ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…”ู…ุง ู…ู† ุนุจุฏ ูŠุฐู†ุจ ุฐู†ุจุง ููŠุญุณู† ุงู„ุทู‡ูˆุฑ , ุซู… ูŠู‚ูˆู… ููŠุตู„ูŠ ุฑูƒุนุชูŠู† , ุซู… ูŠุณุชุบูุฑ ุงู„ู„ู‡ ุฅู„ุง ุบูุฑ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡” ุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ 2 / 86 ูˆุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ 2 / 257 ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุณูŽุงุฆููŠู‘ู ูˆูŽุงุจู’ู† ู…ูŽุงุฌูŽู‡ู’.

Rasulullah s.a.w. berkata:”Tidak ada hamba yang melakukan dosa, kemudian ia menyempurnakan wudlu, lalu ia berdiri dan sholat dua rakaat, lalu ia beristighfar minta ampunan Allah, kecuali Allah akan mengampuninya” H.R. Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah.

ุนู† ุฃุจูŠ ุจุฑุฒุฉ ู‚ุงู„ ู‚ู„ุช ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู…ุฑู†ูŠ ุจุนู…ู„โ€Ž โ€Žุฃุนู…ู„ู‡ ู‚ุงู„โ€Ž โ€Žุฃู…ุทโ€Ž โ€Žุงู„ุฃุฐู‰ ุนู† ุงู„ุทุฑูŠู‚ ูู‡ูˆ ู„ูƒ ุตุฏู‚ุฉ

Abu Barzah berkata:”Wahai Rasulullah perintahkan kepadaku pekerjaan yang bisa โ€Žkulakukan”. Rasul menjawab: “Singkirkan marabahaya dari jalan, itu โ€Žsedekah untukmu”(H.R. Ahmad)โ€Ž

Dari Juabirah: Suatu hari Rasulullah melewatinya seusai sholat pagi, ia sedang berdzikir. โ€ŽRasulullah kembali lewat saat menjelang siang dan Juaibirah masih berdzikir. Lalu beliau โ€Žberkata: “Aku telah mengucapkan 4 kalimat sebanyak 3 kali, saat berdiri melewatimu tadi โ€Žpagi yg itu lebih banyak, lebih utama dan lebih berat pahalanya dari yg kau ucapkan, โ€Žyaitu โ€Ž

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูโ€Ž โ€ŽุนูŽุฏูŽุฏูŽ ุฎูŽู„ู’ู‚ูู‡ูโ€Ž โ€Žุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูุถูŽุง ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽโ€Ž โ€Žุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฒูู†ูŽุฉูŽ ุนูŽุฑู’ุดูู‡ู ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูุฏูŽุงุฏูŽ ูƒูŽู„ูู…ูŽุงุชูู‡ู โ€โ€Ž โ€Ž

Subhaanallaahi ‘adada khalqihi, subhaanallahi ridla nafsihi, subhaanallaahi zinata ‘arshihi, โ€Žsubhaanallahi midaada kalimaatihi. (H.R. Ibnu Majah)

ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„

ุฃูˆุตุงู†ูŠ ุฎู„ูŠู„ูŠ ุจุซู„ุงุซ ู„ุง ุฃุฏุนู‡ู† ุญุชู‰ ุฃู…ูˆุช ุตูˆู… ุซู„ุงุซุฉ ุฃูŠุงู… ู…ู† ูƒู„ ุดู‡ุฑ ูˆุตู„ุงุฉ ุงู„ุถุญู‰ ูˆู†ูˆู… ุนู„ู‰ ูˆุชุฑ

Dari Abu Hurairah: Kekasihku memberi nasehatku tiga perkara dan aku tidak pernah meninggalkannya hingga mati: Puasa tiga hari setiap bulan, SHolat Dhuha dan Sholat Witir sebelum tidur” (H.R. Bukhari)

ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ู‚ุงู„ ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: “ุซู„ุงุซ ุฌุฏู‡ู† ุฌุฏ ูˆู‡ุฒู„ู‡ู† ุฌุฏ ุงู„ู†ูƒุงุญ ูˆุงู„ุทู„ุงู‚ ูˆุงู„ุฑุฌุนุฉ”

Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah bersabda: Tiga perkara seriusnya jadi, isengnya pun jadi: nikah, talak dan ruju'” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Dawud)

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู…ููˆุณูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽุดู’ุนูŽุฑููŠู‘ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู’ุงุณู’ุชูุฆู’ุฐูŽุงู†ู ุซูŽู„ูŽุงุซูŒ ููŽุฅูู†ู’ ุฃูุฐูู†ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ููŽุงุฏู’ุฎูู„ู’ ูˆูŽุฅูู„ู‘ูŽุง ููŽุงุฑู’ุฌูุนู’

Dari Abu Musa al-Asy’ari Rasulullah bersabda:”Meminta izin (untuk bertamu) itu tiga kali, kalau diizinkan maka masuklah, kalau tidak diizinkan maka kembalilah” (H.r. Muslim, Tirmidzi, Malik)

Dari Abu Syuraih al-Ka’by Rasullah s.a.w. bersabda:”Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya ia menghormati tamunya dengan pemberiannya, sehari semalam. Menjamu tamu itu tiga hari, setelah itu sedekah. Tidak halal baginya menyindir agar tamu merasa tertekan. Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka berkatalah yang baik atau diam” (H.R. Bukhari, Muslim dll.)

ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ู‚ุงู„ ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุงู„ุฑุคูŠุง ุซู„ุงุซ ูุฑุคูŠุง ุญู‚ ูˆุฑุคูŠุง ูŠุญุฏุซ ุจู‡ุง ุงู„ุฑุฌู„ ู†ูุณู‡ ูˆุฑุคูŠุง ุชุญุฒูŠู† ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ูู…ู† ุฑุฃู‰ ู…ุง ูŠูƒุฑู‡ ูู„ูŠู‚ู… ูู„ูŠุตู„.

Dari Abu Harairah, Rasululllah s.a.w. bersabda:”Mimpi itu ada tiga, mimpin benar, mimpi yang ditimbulkan oleh diri manusia sendiri dan mimpi menyedihkan yang datang dari syetan. Barangsiapa bermimpi buruk maka bangunlah dan sholatlah” (H.R. Nasa’i)

Pesantren Virtual: ุนู† ุฃุจูŠ ุฃูŠูˆุจ ุงู„ุฃู†ุตุงุฑูŠ ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ ู„ุง ูŠุญู„ ู„ุฑุฌู„ ุฃู† ูŠู‡ุฌุฑ ุฃุฎุงู‡ ููˆู‚ ุซู„ุงุซ ู„ูŠุงู„ ูŠู„ุชู‚ูŠุงู† ููŠุนุฑุถ ู‡ุฐุง ูˆูŠุนุฑุถ ู‡ุฐุง ูˆุฎูŠุฑู‡ู…ุง ุงู„ุฐูŠ ูŠุจุฏุฃ ุจุงู„ุณู„ุงู….
Dari Abu Ayub al-Anshari, Rasulullah s.a.w. bersabda:”Tidak halal seorang lelaki memutus hubungan dengan saudaranya lebih tiga malam, keduanya bertemu lalu saling membuang muka, sebaik-baik mereka adalah yang memulai salam”. (H.R. Bukhari dll.)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah s.a.w. bersabda:”Kalian bila tidur, maka syetan membuat 3 ikatan di kepala kalian yang membuat tidur kalian nyenyak, kalau kalian bangun dan berdzikir kepada Allah maka lepaslah satu ikatan, kalau wudlu maka lepaslah ikatan kedua dan ketika sholat maka lepaslah ikatan ketiga, maka kalian akan bangun pagi dengan giat dan hati yang bersih, kalau tidak maka kalian akan bangun malas dengan hati yang keruh” (H. R. Muslim)

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุณู’ู…ูŽุงุกูŽ ุจูู†ู’ุชู ูŠูŽุฒููŠุฏูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุญูู„ู‘ู ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจู ุฅูู„ู‘ูŽุง ูููŠ ุซูŽู„ูŽุงุซู ูŠูุญูŽุฏู‘ูุซู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุชูŽู‡ู ู„ููŠูุฑู’ุถููŠูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจู ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽุฑู’ุจู ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจู ู„ููŠูุตู’ู„ูุญูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู.

Dari Asma’ binti Yazid, Rasulullah bersabda:”Tidak halal bohong kecuali dalam tiga perkara: suami untuk mencari ridla isterinya, dalam peperangan dan untuk mendamaikan dua kelompok manusia yang bertikai” (H.R. Tirmidzi)
Pesantren Virtual: ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุซูŽู„ูŽุงุซู ุฏูŽุนูŽูˆูŽุงุชู ู…ูุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจูŽุงุชูŒ ู„ูŽุง ุดูŽูƒู‘ูŽ ูููŠู‡ูู†ู‘ูŽ ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏู ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูุณูŽุงููุฑู ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุธู’ู„ููˆู…ู
Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah bersabda: “Tiga do’a dikabulkan Allah, tidak ragu lagi, yaitu: doa orang tua untuk anaknya, doa seorang musafir dan doa orang yang didlalimi” (H.R. Abu Dawud)

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ูŠูŽุง ุนูŽู„ููŠู‘ู ุซูŽู„ูŽุงุซูŒ ู„ูŽุง ุชูุคูŽุฎู‘ูุฑู’ู‡ูŽุง ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุชูŽุชู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽุงุฒูŽุฉู ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽุชู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽูŠู‘ูู…ู ุฅูุฐูŽุง ูˆูŽุฌูŽุฏู’ุชูŽ ู„ูŽู‡ูŽุง ูƒููู’ุฆู‹ุง.

Rasulullah s.a.w. bersanda kepada Ali r.a.: “Wahai Ali, tiga perkara jangan kamu tunda, sholat ketika datang waktunya, jenazah ketika sudah siap dimakamkan dan gadis ketika telah menemukan pasangannya yang cocok” (H.R. Tirmidzi)