Archive for the ‘Tahukah Anda?’ Category

Minumlah Air Satu Jam Sebelum Makan

February 20, 2010

Informasi ini aku dapat dari situs health[dot]detik[dot]com, biar nggak lupa aku copas deh 🙂
Monggo silahkan dibaca kalo belum tau…

Untuk mengurangi makan berlebih banyak orang minum air terlebih dahulu sesaat sebelum makan. Sebaiknya hilangkan kebiasaan itu, jika ingin minum sebelum makan lakukanlan satu jam sebelum waktu makan.

Mengonsumsi air terlalu banyak tepat sebelum makan memang membuat Anda kehilangan nafsu makan karena lambung menjadi penuh. Tapi minum air sesaat sebelum makan akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit.

Karena air yang diminum butuh waktu 30 menit mengalir dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat sebelum makan, belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan makanan yang membuat enzim bekerja lebih sulit.

Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, seperti dikutip dari karangannya, ‘The Miracle of Enzyme’, Sabtu (20/2/2010), menyarankan agar minum air putih dilakukan 1 jam sebelum waktu makan.

Seperti halnya tanaman, menurutnya ada periode yang baik untuk minum karena pengairan yang berlebihan pada tanaman akan membuat tanaman menjadi busuk dan layu. Sehingga ada periode waktu yang sesuai untuk tubuh minum air.

Cara ideal untuk mencukupi kebutuhan air untuk tubuh adalah:

1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.

Menurutnya yang harus diperhatikan adalah minum air setelah bangun tidur karena cairan yang hilang harus cepat diganti saat bangun tidur.

Profesor Hiromi tidak menyarankan minum air sebelum tidur tapi jika sangat haus bisa dilakukan satu jam sebelum waktu tidur.

Minum air sesaat sebelum tidur bisa mencegah terjadinya aliran balik. Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam lambung bisa memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang dikhawatirkan risiko menderita penumonia.

Biasakanlah tidur dengan perut kosong karena tenggorokan dirancang agar tidak ada yang masuk ke dalamnya selain udara. Jika masih ada makanan atau minuman, isi lambung akan meluap naik menuju kerongkongan saat Anda merebahkan diri. Saat itu terjadi tubuh menyempitkan saluran pernapasannya dan menghentikan pernapasan Anda untuk mencegah isi lambung memasuki tenggorokan.

Banyak orang meninggal akibat serangan jantung pada dini hari, penyebabnya adalah karena asam yang mengalir balik sebagai akibat makan atau minum larut malam, dan berakhir pada tertutupnya saluran pernapasan, napas jadi tidak teratur, kadar oksigen dalam darah berkurang dan akhirnya kurang persediaan oksigen menuju otot jantung.

Diakuinya kebutuhan minum tiap orang berbeda tapi biasakan untuk minum air 6-8 gelas per hari (1,5-2 liter) untuk orang dewasa. Jika cuaca sangat panas orang akan membutuhkan minum yang lebih banyak, sebaliknya orang yang mengalami sistem pencernaan lemah dapat mengalami diare jika minum terlalu banyak.

Banyak air yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda tergantung pada ukuran tubuh orang tersebut dan apa yang dianggap sesuai untuk tubuh. Hanya saja tetap perhatikan waktu-waktu untuk minum yang ideal, di luar kebutuhan minum lainnya.

Jika kebutuhan air terpenuhi dengan baik maka Anda akan jarang terkena sakit. Saat kebutuhan air terpenuhi, air akan melembabkan area-area dalam tubuh yang mudah diserang oleh bakteri dan virus seperti daerah bronkus (pipa saluran pernapasan), mukosa lambung dan usus. Dengan begitu sistem kekebalan tubuh menjadi aktif sehingga area-area tersebut menjadi sulit diserang virus atau bakteri.

Sebaliknya jika air yang dikonsumsi kurang, membran mukus pada bronkus akan mengalami dehidrasi dan mengering, dimana dahak dan lendir diproduksi dalam bronkus. Jika tidak ada air yang cukup maka dahak dan lendir akan menempel pada bronkus yang kemudian menjadi tempat berkembangbiaknya virus dan bakteri.

Air penting bagi tubuh. Jika tidak ada air orang tidak hanya kekurangan gizi, tapi kotoran dan racun juga akan terkumpul di dalam sel dan tidak dapat dikeluarkan. Efek buruknya racun yang terakumulasi itu akan merusak sel-sel gen yang salah satunya bisa menyebabkan berubahnya gen menjadi sel kanker.

Advertisements

Cara Mudah dan Murah Cegah Alzheimer

October 22, 2008

Lagi iseng-iseng browsing, ketemu artikel yang bagi aku sih sangat menarik (mudah-mudahan bagi pembaca juga 🙂 ). Artikel ini aku salin dari situs www[dot]indofamilyhealth[dot]com, lumayan lah buat arsip siapa tahu suatu saat bisa berguna. Berikut artikelnya:

Saripati yang terdapat pada lima jenis buah dan sayuran, seperti brokoli, kentang, jeruk, apel, dan lobak, ternyata mengandung kesamaan senyawa yang memiliki sifat menyembuhkan penyakit alzheimer –salah satu penyakit pikun. Namun, senyawa itu paling banyak ditemukan dalam brokoli.Image Alt Brokoli dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase yang paling kuat dalam meningkatkan daya ingat. Hasil penelitian yang dilakukan King College’s London, Inggris menunjukkan brokoli memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan makanan dan minuman lainnya.

Dengan mengkonsumsi brokoli dalam jangka panjang, seseorang bisa mengurangi penurunan kadar acetylcholine di sistem saraf pusatnya. Artinya, brokoli juga dapat menjadi makanan alternatif bagi orang-orang yang tidak ingin pikun pada masa tuanya.

Kandungan vitamin C pada brokoli jumlahnya juga lebih banyak daripada jeruk. Bahkan, kandungan kalsium brokoli juga lebih besar dibandingkan dengan segelas susu. Brokoli juga mengandung lebih banyak serat daripada sepotong roti gandum.

Tidak ada aturan khusus dalam proses dan pola mengkonsumsinya. Cara mengkonsumsinya pun sangat mudah, bisa dimakan mentah, ditumis atau dicampur sebagai salah satu bahan sop atu dikukus sebagai lalapan.

Hal senada diungkapkan oleh peneliti dari Royal Pharmaceutical Society yang membuktikan bahwa brokoli mengandung senyawa yang mirip dengan obat-obatan bagi penyakit alzheimer. Brokoli dianggap memiliki sifat anti-acetylcholinesterase paling kuat. Hanya dengan memakan sedikit brokoli setiap minggu, mungkin pria akan terhindar dari kanker prostat.

Seorang peneliti di Amerika Serikat mengatakan bahwa mengonsumsi brokoli banyak memberi manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat positifnya adalah melindungi jantung dari sel-sel perusak. Makan lima jenis buah dan sayuran berbeda dalam sehari bisa mengurangi risiko serangan jantung koroner.

Brokoli bisa direkomendasikan sebagai salah satu sayuran yang dikonsumsi setiap hari. Profesor Dipak Das dari Universitas Connecticut menambahkan, di dalam brokoli terkandung zat sulforaphane yang efektif untuk mencegah kerusakan pada jantung. Brokoli sebaiknya direbus sebentar saja, agar zat-zat di dalamnya dapat bekerja efektif dan tak hilang.

Revitalisasi evitel vitamin A dapat mengambat dan memperlambat penuaan pada kulit. Selain itu, secara bersamaan brokoli juga melindungi kulit dalam mata, menjaga dan meningkatkan kepekaan panca indra.

Selain mengandung banyak vitamin, brokoli juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Zat lain yang terkandung di dalam brokoli adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene, dan genestein.

Brokoli juga mengandung nutrisi, fivonoid dan serat yang bermanfaat untuk mencegah konstipasi/sembelit dan gangguan pencernaan lainnya. Brokoli juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya kanker koroner, kanker prostat, kanker paru, dan kanker perut.

Kenali Gejalanya

Jika Alzheimer sudah menyerang, tak ada yang bisa dilakukan kecuali berkonsultasi ke dokter. Kepikunan yang disebabkan oleh Alzheimer atau Demensia Alzheimer merupakan keadaan klinis seseorang yang mengalami kemunduran fungsi intelektual dan emosional secara progresif sehingga mengganggu kegiatan sosial sehari-hari.

Gejalanya dimulai dengan gangguan memori yang mempengaruhi keterampilan pekerjaan, kesulitan melakukan tugas yang biasa dilakukan dan berbahasa, gangguan pengenalan waktu dan tempat, kesulitan mengambil keputusan yang tepat, kesulitan berpikir abstrak, sering salah meletakkan barang, perubahan tingkah laku, perubahan kepribadian serta kehilangan inisiatif.

Gangguan yang terjadi akibat proses degenerasi sel-sel neuron otak di area temporo-parietal dan frontalis itu juga ditandai dengan gangguan perilaku seperti agresif (menjadi galak, kasar, tidak jarang menyerang secara fisik).

Gejala lain, orang tersebut sering gelisah, suka menimbun barang, sering berteriak pada tengah malam, kekhawatiran, delusi, sikap impulsif dan kecenderungan mengulang-ulang pertanyaan.

Setelah gejala awal ini terdeteksi sebaiknya yang bersangkutan segera berkonsultasi dengan dokter supaya bisa segera didiagnosis jenis gangguannya dan diobati sesuai dengan tingkat keparahan gangguannya.

Dalam pengobatan demensia alzheimer, diagnosa dini yang diikuti pengobatan dini secara berkelanjutan dan menetap akan memberikan manfaat yang bermakna bagi pasien dan keluarga.

Di samping terapi obat, juga perlu terapi non farmakologis, yakni rehabilitasi medik, psikoterapi, terapi bicara dan terapi okupasional juga diperlukan dalam penanganan demensia alzheimer.

Selain itu, untuk menunda kemunduran kognitif penderita demensia harus menjalankan perilaku hidup sehat dan `stimulasi otak` sedini mungkin. Stimulasi otak ini bisa dilakukan dengan tetap melakukan kegiatan rutin sehari-hari.

Aspek lain yang juga memegang peranan penting dalam penanganan demensia alzheimer adalah keperawatan. Tindakan keperawatan pada pasien dengan demensia alzheimer sebaiknya dilakukan dengan membina hubungan saling percaya.

Selain itu, dengan menciptakan lingkungan yang terapeutik (tenang, tidak bising, sejuk, aman, warna dinding kamar teduh), reorientasi WTO (waktu, tempat, orang) serta memberi perhatian cukup, termasuk dengan memenuhi kebutuhan dasar, menepati janji, empati dan melakukan kontak dengan pasien singkat tapi sering.

Merawat penderita demensia Alzheimer tidak mudah, tapi bisa dilakukan. Pemahaman yang cukup tentang penyakit ini, kesiapan mental dan motivasi untuk berbagi merupakan modal utama dalam memberikan asuhan. Kasih sayang dan perhatian merupakan pintu masuk untuk memberikan asuhan yang utuh dan menyeluruh sehingga penderita merasa aman dan nyaman. (sk/she)

Radiasi Telepon Genggam Merusak Struktur DNA

October 8, 2008

Masih dari sumber yang sama dengan tulisan tentang Waspadai Bahaya Radiasi Telepon Genggam pada Anak, ada artikel lanjutan yang juga menarik untuk aku post di sini sehingga menjadi pengetahuan buat kita terutama aku supaya lebih berhati-hati pada bahaya HP terhadap anak-anak kita. Jangan hanya karena ingin memenuhi keinginan anak kita, malah kita membahayakan jiwanya. Berikut artikelnya:

Jakarta, Kamis

Sejauh ini berbagai penyebab timbulnya kerusakan DNA manusia telah
diidentifikasi. Antara lain paparan ultra violet, kesalahan enzim mengambil basa, bahan kimia tertentu, radiasi ionisasi, dan yang terbaru: radiasi
telepon genggam!
Temuan teranyar menunjukkan, gelombang radio yang dipancarkan telepon
genggam merusak struktur DNA, namun dengan catatan, hal itu terjadi
dalam kondisi di laboratorium.

Sayangnya, penelitian yang dilakukan selama 4 tahun oleh 12 lembaga riset
dari 7 negara di Eropa itu belum sempurna betul. Para peneliti belum berani
menarik kesimpulan secara tegas bahwa telepon genggam berbahaya bagi
kesehatan. Mereka me-nyatakan dibutuhkan penelitian lanjutan 4 – 5 tahun
lagi untuk memastikan pengaruh radiasi telepon genggam terhadap kerusakan
struktur DNA manusia dan hewan di luar laboratorium.

Sesungguhnya temuan itu bukan hal baru. Awal tahun 1996, penelitian yang
dilakukan di University of Washington, Seattle, menemukan EMR dalam bentuk
energi gelombang mikro rendah (seperti yang dihasilkan ponsel) terbukti
dapat merusak DNA.

Kala itu, penemuan tersebut diragukan sejumlah ahli di bidang industri,
termasuk Ketua EMC Bioeffect Review Committee Group untuk GSM MoU, Dr. John
Causebrook. Direktur Strategic Issues pada perusahaan Motorola juga ikut
menegaskan, belum ada bukti ilmiah tentang EMR sebagai penyebab penyakit.

Sama seperti sebelumnya, kali ini, pihak industri telepon genggam yang
perputaran uangnya mencapai 100 bilyun dolar per tahun juga menolak hasil penelitian tersebut. Mereka mengatakan sama sekali tidak ada bukti
meyakinkan perihal kerusakan DNA akibat radiasi elektromagnetik.

Sekitar 60 juta telepon genggam bakal dipasarkan tahun ini dan tercatat 1,5
bilyun orang di seluruh dunia menggunakan telepon genggam.

Proyek penelitian yang dikoordinir kelompok riset Jerman “Verum”, mencoba mempelajari efek radiasi telepon genggam terhadap sel-sel tubuh manusia dan binatang di laboratorium. Setelah terpapar gelombang elektromagnetik
seperti yang di-pancarkan telepon genggam, sel-sel tubuh menunjukkan adanya kerusakan yang cukup signifikan. Mutasi sel-sel ini bahkan bisa menyebabkan
kanker.

Pancaran radiasi yang digunakan dalam penelitian ini berada pada level

0,3-2 Watt/kilogram. Sementara kebanyakan telepon genggam memancarkan
Sinyal radio atau SAR (Specific Absorption Rate) antara 0,5 – 1 Watt/kilogram.

SAR adalah ukuran rata-rata penyerapan energi radio dalam jaringan tubuh manusia. Batas maksimal SAR yang di-rekomendasikan the International Comission of Non-Ionizing Radiation Protection adalah 2 Watt/kilogram.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, dampak gelombang elektromagnetik
tegangan tinggi atau ponsel tidak ber-bahaya asal pancarannya kecil.
Tapi seberapa ukuran pancaran kecil itu, tidak cukup jelas diterangkan.
Sama
tak jelasnya untuk mengukur pancaran sekecil apa yang aman dan penggunaan
berapa lama yang tidak aman.

Meski belum ada kepastian terhadap hasil penelitian ini, pimpinan proyek
penelitian Franz Adlkofer menyarankan tindakan pencegahan dengan
menganjurkan penggunaan telepon genggam hanya dalam keadaan darurat
saja. Artinya, kalau di sekitar Anda tersedia telepon biasa sebaiknya Anda
menghindari memakai telepon seluler. Atau, menggunakan peralatan hands-free
kapan saja memungkinkan.

“Kami tidak ingin membuat Anda panik, tetapi sebaiknya Anda melakukan
tindakan pencegahan,” ujar Adlkofer.

Sejumlah penelitian yang dilakuan sebelumnya menunjukkan radiasi telepon
genggam berakibat buruk terhadap tubuh manusia. Misalnya meningkatkan
risiko terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada
jaringan
otak, merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30%, mengakibatkan
meningioma, neurinoma akustik, acoustic melanoma, dan kanker kelenjar
ludah.

Sayangnya, tak satu pun 6 vendor telepon seluler terbesar dunia merespon
hasil-hasil penelitian tersebut. Boleh saja para ahli mengingatkan
bahayanya
gelombang elektromagnetik, namun hampir selalu ditanggapi produsen dengan
statement, “Aman-aman saja.”

Sebaliknya, dalam pernyataan terpisah di Hongkong –dimana orang-orang
menghabiskan lebih banyak waktu berbicara melalui telepon genggam dibanding
negara manapun di dunia– perusahaan Jerman G-Hanz malah memperkenalkan
telepon genggam model baru yang katanya tidak memancarkan radiasi
berbahaya.

Waspadai Bahaya Radiasi Telepon Genggam pada Anak

October 8, 2008

Terkait dengan tulisan sebelumnya tentang Awas Bahaya HP, akhirnya aku menemukan artikel yang mirip dengan yang aku cari yakni bahaya HP terhadap anak – anak. Artikel ini aku peroleh dari website : karyaku1976[dot]blogspot[dot]com. Berikut artikelnya:

Sumber: http://www.kompas.co.id

Orangtua harus berpikir dua kali sebelum memenuhi permintaan anaknya
yang masih duduk di sekolah dasar memiliki telepon genggam. Sebab menurut sebuah penelitian, menggunakan telepon genggam sejak dini mempunyai risiko jangka panjang untuk kesehatan mereka.

Para peneliti di National Radiology Protection Board, Inggris, mengatakan radiasi elektromagnetik dari telepon genggam dapat merusak DNA dan mengakibatkan tumor otak. Orangtua seharusnya tidak memberikan telepon genggam pada anak-anak yang berusia 8 tahun atau di bawahnya sebagai tindakan pencegahan gangguan radiasi dari alat-alat tersebut.

“Ketika Anda menggunakan telepon genggam, 70-80% energi radiasi yang
dipancarkan dari antena telepon itu diserap oleh kepala. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan potensi dampak negatif dari penyerapan radiasi jangka panjang yang di-pancarkan oleh telepon genggam. Sayangnya, hanya sedikit penelitian yang memfokuskan pada anak-anak ungkap Prof. Henry Lai dan University of Washington, AS, di WEB MD Health.

Prof. Henry mengatakan, efek radiasi pada anak-anak sangat mengkhawatirkan karena otak yang masih berkembang sangat mungkin terkena radiasi. Tumor otak biasanya berkembang selama 30 sampai 40 tahun. Anak-anak yang menggunakan telepon genggam dari usia remaja akan mempunyal periode waktu yang lebih panjang sebelum terlihat dampaknya.

“Kita tidak tahu apakah anak-anak lebih mudah terkena radiasi” katanya, sambil menyarankan agar orang-orang meng-gunakan headset guna menjauhkan antena dan kepala. @ (senior)

Awas Bahaya HP

October 8, 2008

Maksud hati mau mencari artikel tentang bahaya handphone (HP) terhadap anak – anak, malah menemukan artikel berikut yang tentunya berlaku tidak hanya buat anak – anak tetapi juga bagi orang dewasa yang memiliki alat telekomunikasi yang praktis ini. Berikut artikel nya:

Pakar Ilmuwan di Amerika Serikat menuturkan, bahwa kita semestinya menghindari 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone dan ada 8 jenis pengguna handphone yang sebaiknya dihindari.

Sebuah riset medis terbaru AS menunjukkan, bahwa laki-laki yang memiliki kebiasaan mengunakan handphone lebih dari 4 jam setiap hari, jumlah sel maninya akan berkurang dari 40% dibanding laki-laki yang persentase pemakaian handphone-nya lebih rendah. Bahkan mutu sel maninya juga akan kurang, dimana kemampuan memiliki anak juga menurun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika kita mengaktifkan handphone, handphone akan menghantar gelombang radio ke pusat handphone, dan gelombang radio manapun juga sedikit banyak akan terserap oleh tubuh, yang berdampak terhadap kesehatan kita. Proses ini di sebut radiasi handphone.

Meskipun masih perdebatan tentang hal ini, tapi dalam percobaan yang dilakukan pada binatang sudah terbukti, bahwa gelombang mikro berpengaruh terhadap organ yang semakin banyak mengandung kadar air, maka kerusakannya juga semakin besar.

Wakil Profesor dari Lembaga Penelitian Komunikasi Radio Universitas Jiaotong, Shanghai yakni Qian Liangyi menuturkan, bahwa handphone adalah suatu alat peluncur sinyal yang memiliki daya tertentu, daya terbesar sekitar 1 watt lebih. Namun karena handphone kerap “dekat” dengan bagian otak, maka waspada terhadap dampak radiasi yang tertimbun dari hari ke hari.

Pakar terkait menunjukkan 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone yang merugikan kesehatan itu meliputi :

1. Menggantungkan HP di leher atau pinggang : bagi mereka yang arrhythmia (tidak ada irama jantung), fungsi jantung tidak sempurna sebaiknya tidak menggantungkan handphone di dada. Jika handphone sering digantung di bagian pinggang atau sisi perut, mungin akan memengaruhi fungsi kesuburan. Cara yang lebih aman dan sehat, adalah simpan di dalam tas yang dibawa serta.

2. Menempelkan handphone di telinga ketika menelepon : ketika menelepon dan belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat, maka sebaiknya jauhkan handphone dari bagian kepala, selang 5 detik kemudian baru dihubungi kembali.

3. Sinyal handphone semakin lemah, jika menempel di telinga : Berdasarkan prinsip kerja handphone, dalam keadaan sinyal yang agak lemah, handphone akan meningkatkan daya luncur gelombang elektromagnetnya secara otomatis, sehingga intensitas radiasi bertambah kuat. Dengan menempelkan ke telinga, maka radiasi yang dialami bagian kepala akan berlipat ganda.

4. Percakapan handphone terlampau lama : ahli menyarankan, tidak baik berhubungan telepon terlalu lama, jika memang demikian bisa mempertimbangkan memakai telepon tetap atau memakai alat pendengar, jika terpaksa harus berhubungan dalam jangka waktu yang lama juga harus mendengar secara bergantian di kiri kanan telinga setiap 1-2 menit.

5. Sembunyi di sudut tembok dan bisik-bisik menerima telepon rahasia : dengan bersembunyi di sudut bangunan, dalam kondisi umum, penutupan sinyal di sudut bangunan tidak begitu baik, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan daya radiasi handphone dalam sudut tertentu bertambah besar.

6.Mondar mandir, selalu bergerak : sejumlah orang tanpa sadar suka berjalan pelahan ketika menelepon, selalu bergerak ke sana ke mari, namun, tidak sadar kalau menggerakkan posisi dapat menyebabkan ketidakstabilan sinyal yang diterima, dengan demikian menyebabkan terjadinya luncuran daya tinggi dalam waktu singkat yang tidak diperlukan.

Selain itu, 8 tipe orang berikut ini sebaiknya kurangi memakai handphone: penderita epilepsi, jantung, lemah saraf parah, katarak, diabetes, wanita hamil serta bagi yang sedang menyusui, anak-anak dan remaja serta orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun.

Artikel di salin dari website: membuatmanusiapintar[dot]blogspot[dot]com

Who is Muhammad (SAW) anyway ?

June 19, 2007

Ikut-ikutan ah sama ribut-ribut nJilen-mPosten. Siapa sih Muhammad (SAW-pen) sampai kartunnya aja bikin orang Islam sedunia pada ngambek?
Tulisan ini mencoba memberikan persepsi lain atas Muhammad (SAW) dari orang-orang yang bukan pengikutnya. Tujuannya sih, biar yang belum baca jadi baca, yang sudah baca baca lagi, (pengikutnya) yang belum cinta jadi cinta, yang sudah cinta jadi tambah cinta
melebihi cinta pada dirinya, yang sudah cintanya kayak gitu yaa biar bisa nularin deh sama yang lain.
ENCYCLOPEDIA BRITANNICA

“Sejumlah besar sumber awal menunjukkan bahwa dia adalah seseorang yang jujur dan berbudi baik yang dihormati dan ditaati orang-orang yang sepertinya (jujur dan berbudi baik) (Vol. 12)”

MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA):

Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang )
menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.

Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.)

Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.”

Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan
merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ‘sang penyelamat kemanusiaan’.

Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia: Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini.

Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.

Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan
meninggalkan dunia ini pada usia 63.

Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari
peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan ke keagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat
ini dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.”

MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)

Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa:
Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad? Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahyangnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan
kemenangan-kemenangan (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma. Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit,
ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?”

(Lamar tine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277)

“Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama
atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan
mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.

Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat
didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya.

Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dia lah keagungan seperti ini dapat diraih.”

K. S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam bookletnya, “Muhammad, The Prophet of Islam”

Kepribadian Muhammad, hhmm… sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama. Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan.

Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.

PROF. (SNOUCK) HURGRONJE:

Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain.

Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.

Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai. Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.

THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP

Betapa menakjubkan) seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden (Baduy) menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua decade.

“Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri.

Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia.

EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM write:

Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan kebenaran Islam yang simpel dan seragam. Tuhan tidak pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama

(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).

Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian terhadap satu dan hanya satu
Tuhan serta untuk mengajarkan hidup yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.

SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169):

Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi; di setiap masjid, ketika adzan dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan mengakui: Allah Maha Besar. Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara.

DIWAN CHAND SHARMA:

Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakan dan tak pernah dilupakan orang-orang terdekatnya.

(D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)

James A. Michener, “Islam: The Misunderstood Religion,” in READER’S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70.
Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15 tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat sang istri.

Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya dengan
sembunyi-sembunyi dan ragu-ragu karena menyadari kelemahannya. Tapi Baca adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa
Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah dunia: Tiada tuhan selain Tuhan.

“Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika
putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad berkata: Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa, adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia.

“Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen.) menepis keingingan ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa: Jika ada di antara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup selamanya (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 – pen.).

W. Montgomery Watt, MOHAMMAD AT MECCA, Oxford, 1953, p. 52.

Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa semuanya menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad.

Annie Besant, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras, 1932, p. 4.

“Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasakan selain hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya mersakan kekaguman dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut.”

Bosworth Smith, MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London, 1874, p. 92.

Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire-nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pengahasilan tetap; jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya.

John William Draper, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual
Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330

Empat tahun setelah kematian Justinian, pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya terhadap ummat manusia Muhammad.

John Austin, “Muhammad the Prophet of Allah,” in T.P. ‘s and Cassel’s
Weekly for 24th September 1927.

Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.

Professor Jules Masserman

Masteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas-pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama.

Sudah Sikat Gigi?

June 18, 2007

Bangun tidur kuterus mandi. Tidak lupa menggosok gigi….

Anda masih ingat lagu di atas? Di masa kecil dulu, lagu ini boleh jadi merupakan salah satu lagu wajib Anda. Mungkin, kini gantian buah hati Anda melanjutkan tradisi tersebut. Lewat syairnya, penciptanya hendak mengajarkan suatu kebiasaan baik, yaitu tidak lupa menggosok gigi saat mandi pagi.

Kebiasaan itulah yang akhirnya dilakukan sebagian besar masyarakat Indonesia. Terbiasa dengan rutinitas menyikat gigi saat mandi, baik pagi maupun sore Namun, jika merujuk pada teori kesehatan gigi, menggosok gigi yang paling tepat adalah setiap habis makan, dan yang paling penting sebelum tidur. 

Apa bedanya menyikat gigi di sore hari dan malam sebelum tidur? Jelas beda, plak akan selalu terbentuk di sekitar permukaan atau sela-sela gigi. Namun, dengan adanya sistem pertahanan tubuh alami yang terdapat pada air ludah atau saliva, bahaya plak bisa dihambat. Karena, keberadaan air ludah yang bersifat basa sangat membantu proses netralisasi kadar asam dalam mulut yang ditimbulkan oleh plak sebagai penyebab gigi berlubang.

Saat kita masih terjaga, produksi air ludah cukup berlimpah. Saraf parasimpatis dan simpatis di tubuh kita selalu mengontrol produksi air ludah yang keluar dari bawah lidah dan dinding-dinding di samping mulut agar terus berjalan lancar. Alhasil, proses pembersihan gigi secara alami (dengan menggunakan air ludah) pun bisa berlangsung lancar.

Di malam hari, saat kita tidur, secara otomatis produksi air ludah akan menurun drastis. Akibatnya, mulut  menjadi kering dan proses penetralan plak tidak dapat berlangsung secara optimal.

Jika kita hanya menyikat gigi di sore hari ketika mandi, maka plak yang muncul akibat sisa makanan di mulut saat makan malam, akan kita bawa hingga tidur. Pada saat itulah bakteri ganas dalam gigi akan berpesta pora karena bisa melakukan tugasnya merusak gigi dengan leluasa tanpa diganggu saliva.
Sebaliknya, jika Anda menyempatkan diri menggosok gigi sebelum tidur, itu artinya Anda memutus proses perkembangbiakan bakteri tersebut. Karena itu, setelah menyikat gigi (di sore atau malam hari), cobalah tahan keinginan Anda untuk makan atau ngemil lagi. Kalaupun minum segelas susu sebelum tidur, boleh saja, tapi jangan lupa berkumur sesudahnya sampai bersih.

Kondisi ideal itu (menggosok gigi setiap habis makan) kadangkala memang sulit untuk diwujudkan. Khususnya bagi mereka yang tergolong aktif dan sering berada di luar rumah. Karenanya, anjuran para dokter gigi untuk selalu menggosok gigi setiap usai sarapan pagi dan sebelum tidur, bisa menjadi pilihan terbaik yang cukup realistis.

7 Larangan Setelah Makan

June 18, 2007

1. Jangan merokok – Penelitian dari para ahli membuktikan bahwa merokok sebatang rokok setelah makan sama dengan merokok 10 rokok (kemungkinan terserang kanker lebih besar).                                
                          
2. Jangan langsung makan buah-buahan – Langsung makan buah-buahan setelah makan akan menyebabkan perut dipenuhi dengan udara. Untuk itu makanlah buah-buahan 1-2 jam setelah makan atau 1 jam sebelum makan.

3. Jangan minum teh – Karena daun teh mengandung kandungan asam  yang tinggi. Kandungan ini akan menyebabkan kandungan protein pada makanan yang telah kita konsumsi sulit untuk dicerna.

 4. Jangan mengendorkan ikat pinggangmu – Mengendorkan ikat pinggang setelah makan akan menyebabkan usus terbelit dan terblokir. 

5. Jangan Mandi – Mandi akan menaikan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan system pencernaan di dalam perut kita.

                                                                                                                               
  6. Jangan Berjalan-jalan – Orang-orang sering mengatakan bahwa berjalan beberapa langkah setelah makan akan memperpanjang umur. Pada kenyataannya hal ini tidaklah benar. Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerab nutrisi dari makanan yang telah kita makan.

 7. Jangan langsung tidur – Makanan yang kita makan tidak dapat dicerna secara baik. Hal ini akan menyebabkan usus mengalami kembung dan peradangan.

FLU ATAU SELESMA?

June 18, 2007

Hidung mampet, demam, batuk, pegal dan linu. Itu gejala flu atau selesma? Bagaimana membedakannya? atau… “Selesma itu apa?” hehehe…
Aku sudah pernah posting tentang flu, singkat sekali memang, dan hanya memberi ‘arah’ ke mana harus mencari. Tapi, sepertinya memang lebih enak diberi tahu daripada baca sendiri ya? Baiklah, aku bagi di sini, dari sumber yang lain.
 
Jangankan di negara ini di mana banyak istilah yang twisted, di negara maju macam Amrik saja warga mereka masih tidak kompak dalam menerjemahkan flu dan cold. “We call a lot of things “flu” out there”, kata seorang dokter. I guess we need more help then.
 
Ciri khas flu adalah demam tinggi, pegal/linu/sakit pada otot (biasanya punggung dan kaki), lemas atau lelah luar biasa, dan sakit kepala yang sangat mengganggu (note: sakit kepala TIDAK SAMA dengan pusing! ini penting). Demam umumnya datangnya tiba-tiba dan membuat tubuh merasa kedingingan, tak jarang disertai menggigil. Gejala awal flu cukup jelas sehingga si sakit dapat mengatakan kapan penderitaan bermula.
 
Sedangkan hidung meler, tenggorokan sakit/meradang, kelenjar (di leher) yang membengkak serta demam ‘rendah’ merupakan gejala selesma alias pilek atawa common cold.
Dari tadi hanya bicara ‘tampang’. Mari kita berkenalan dengan mas flu dan mbak selesma ini lebih dekat.
 
Flu adalah infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza. Virus influenza terbagi menjadi tipe A, B, dan C.  Tipe A adalah yang paling umum dan dapat menyebabkan epidemi yang paling serius. Tipe B juga dapat menyebabkan epidemi, namun biasanya dengan gejala yang lebih ringan daripada tipe A. Dan tipe C biasanya menimbulkan gejala yang mirip selesma.
 
Flu dan pilek selesma menular dengan dua cara; menghirup partikel yang mengandung virus (seperti sekresi dari batuk dan bersin), atau menyentuh sekret saluran nafas (sisa ingus misalnya.. eugh) -biasanya pada kulit- seseorang yang sedang sakit. Jika setelah menyentuh sekret tadi kita memegang mata atau hidung (area ‘lemah dan terbuka’), maka bersiaplah untuk tertular dari si penderita.
 
Pencegahan
Cara paling mudah dan murah untuk menghindari flu dan pilek selesma adalah dengan membiasakan diri mencuci tangan. Cuci tangan terutama penting sebelum dan setelah berinteraksi dengan anak-anak (sebab mereka sangat mudah terjangkiti dan menjadi penyebar virus flu) dan penderita flu atau pilek selesma.
 
Sementara bagi para penderita flu dan pilek selesma, selalu gunakan tisyu untuk menutup mulut dan hidung saat bersin serta untuk membuang ingus (tentu tisyu ini harus segera dibuang ke tempat sampah yang -sebaiknya- tertutup). Hal ini akan mencegah penyebaran virus ke orang lain. Jangan sakit hati jika orang lain bersikap lebih waspada atau agak menjaga jarak saat berinteraksi, bagaimanapun sakit itu tidak enak.
 
Cara lain untuk mencegah terinfeksi oleh virus flu adalah dengan vaksinasi. Saat ini di Indonesia sudah tersedia vaksin flu. Perlu diingat, vaksinasi ini tidak menjamin seseorang akan terbebas 100% dari flu. Vaksinasi hanya memperkecil kemungkinan terjangkiti dan menurunkan tingkat keberbahayaan flu.
 
Vaksinasi flu dilakukan setiap tahun dan ‘disesuaikan’ dengan jenis virus yang sedang ‘nge-trend‘. Sayangnya, tidak ada jaminan vaksinasi ini akan bermanfaat optimal di negara ini karena vaksin tersebut bukan diproduksi di sini. Artinya, virus yang beredar di Indonesia bisa saja berbeda galurnya dengan yang terkandung dalam vaksin. Bila ini yang terjadi, tetap saja kita terjangkiti flu.
 
Berbahayakah?
Flu bisa jadi berbahaya atau tidak, tergantung dari galur virusnya. Yang populer di dunia saat ini tentu saja H5N1 yang mematikan (walau masih ada kemungkinan sembuh), sementara galur lain yang juga dikenal sejarah karena korban meninggal yang tidak sedikit adalah H2N8 (flu Rusia, 1889-1890), H1N1 (flu Spanyol, 1918-1919), H2N2 (flu Asia, 1957-1958), dan H3N2 (flu Hong Kong, 1968-1969).
 
Beberapa penyakit memiliki gejala yang mirip dengan flu, misalnya strep throat, campak, dan cacar air. Flu tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik, karena virus bukan mahluk hidup. Virus dapat dibunuh oleh kekebalan tubuh dan obat antiviral. Yang terakhir inipun tidak dijamin dapat menyembuhkan flu, walau harganya tidak murah.
 
Flu dapat ‘berlanjut’ pada komplikasi, seperti pneumonia (yang menjadi ‘penyebab’ kematian utama para penderita flu) dan sinusitis. Pada saat inilah antibiotik dapat diberikan untuk membunuh bakteri oportunis penyebab pneumonia. MUNGKIN -how do I know the truth in their heart?- dengan kekhawatiran inilah beberapa dokter memilih meresepkan antibiotik (tak jarang broad spectrum alias jenis kuat pula) bagi pasiennya yang didiagnosa flu atau pilek selesma.
 
Bagaimana penanganan yang tepat?
Demam adalah reaksi dan mekanisme tubuh dalam melawan mahluk penginfeksi. Jadi sebenarnya kita diuntungkan dengan demam. Kalau penderita flu masih bisa ‘menahan’, lebih baik banyak-banyak minum (untuk mencegah dehidrasi akibat demam), tetap makan dan banyak istirahat. Namun jika gejala yang dirasa amat menyiksa (sakit kepala yang sakit sekali :p gimana dong mengartikan terrible headache?), bisa pilih pereda rasa sakit (pain reliever) yang cocok.
 
Untuk anak kecil, apabila demam meninggi (misalnya mencapai 38C atau lebih) dan dikhawatirkan akan terjadi kejang demam, kompres tubuhnya dengan AIR HANGAT (yep, BUKAN air dingin). Hangatkan lipat-tubuh (seperti ketiak, lipat paha, dan belakang lutut) dan ubun-ubun. Jika anak menolak dikompres, ajak dia berendam di air hangat. Bawa mainan jika perlu.
 
JANGAN selimuti rapat-rapat penderita demam, ini akan membingungkan pusat kontrol suhu tubuh yang sedang terganggu fungsinya. Anggapan bahwa berkeringat banyak akan menurunkan suhu tubuh tidak selalu berhasil. Kadang justru membuat penderita menggigil dan suhu tubuh semakin tinggi.
 
Untuk melegakan hidung tersumbat akibat pilek, hiruplah uap air panas tanpa perlu campuran apa-apa. “Apakah ada minuman yang spesifik ‘diwajibkan’? Seperti jus jambu biji misalnya?” TIDAK. Minum apa saja, disarankan yang hangat sehingga memberi rasa nyaman. Minum minuman hangat juga dapat mengencerkan dahak akibat lendir yang ‘jatuh’ ke kerongkongan/tenggorokan sehingga dapat dikeluarkan dengan lebih mudah.
 
Kalau masih tersiksa?
Sebenarnya terapi uap, kompres, dan minuman hangat sudah cukup (sudah dicoba sendiri kok). Memang hasilnya tidak seketika. Namun jika mendesak, gejala flu dan pilek selesma dapat ‘diatasi’ dengan obat bebas.
Penting untuk diingat, obat tersebut hanya untuk meringankan gejala. TIDAK menyembuhkan flu serta pilek selesma dan hanya boleh dikonsumsi bila tidak menyebabkan efek samping pada anda (perhatikan aturan umumnya). Apabila gejala menjadi terfokus pada tenggorokan, perut atau paru-paru, atau muncul bercak-bercak pada kulit dan muntah, segera konsultasikan ke dokter.
 
Peringatan tambahan untuk konsumsi obat bebas: perhatikan kandungan aktif pada kemasan dan pastikan obat yang dipilih TIDAK mengandung fenilpropanolamin (PPA, phenylpropanolamine) -biasanya terdapat pada obat pilek. Zat kimia ini diduga berhubungan dengan stroke. Anak-anak dan remaja sebaiknya tidak meminum obat yang mengandung aspirin atau senyawa salisilat lainnya karena dapat meningkatkan resiko sindrom Reye yang sifatnya fatal.

Kanker Payudara Dan Hubungannnya Dengan Susu

June 15, 2007

“MENGAPA SAYA PERCAYA BAHWA MENGHENTIKAN KONSUMSI SUSU MERUPAKAN PETUNJUK UNTUK MELAWAN KANKER PAYUDARA”

Saya tidak mempunyai pilihan lain kecuali mati atau menemukan obat
untuk menyembuhkan diri saja sendiri. Saya seorang ilmuwan, oleh karena
itu berpikir bahwa tentunya ada penjelasan yang masuk akal bagi penyakit
mematikan yang menyerang satu dari 12 wanita di Inggris ini.
Saya telah merasakan penderitaan karena kehilangan satu payudara dan
telah menjalani radioterapi. Sekarang saja menerima kemoterapi yang
menyakitkan dan sayapun telah diperiksa oleh beberapa ahli spesialis
yang paling terkemuka di negeri ini. Tetapi jauh di dalam hati saya,
saya merasa yakin bahwa saya menghadapi maut. Saya mempunyai suami yang
mencintai saja, rumah yang indah dan dua anak kecil yang memerlukan
bimbingan saya. Saya sungguh ingin hidup.
Untunglah, keinginan hidup ini mendorong saya untuk menggali
fakta-fakta, yang baru sedikit diketahui oleh sejumlah kecil ilmuwan
pada waktu itu.

Setiap orang yang berhubungan dengan kanker payudara akan tahu bahwa
beberapa faktor resiko – seperti usia tua, menstruasi terlalu dini,
menopause terlambat dan sejarah keluarga dengan kanker payudara,
sungguh-sungguh tidak dapat kita cegah. Tetapi ada banyak faktor resiko
lainnya yang dapat kita kendalikan dengan baik.
Faktor-faktor resiko yang ‘terkontrol’ ini dengan mudah terwujud dalam
perubahan-perubahan sederhana yang dapat kita lakukan dalam kehidupan
sehari-hari kita untuk mencegah atau mengobati kanker payudara.
Petunjuk pertama dalam memahami penyebab berkembangnya kanker payudara
saya datang pada saat suami saya Peter, yang juga ilmuwan, pulang ke
tanah air setelah bekerja di Cina, ketika saya sedang menjalani
pengobatan kemoterapi.

Ia membawa kartu-kartu dan surat-surat, serta juga beberapa ramuan
dari tumbuh-tumbuhan, yang diberikan oleh teman-teman dan
ilmuwan-ilmuwan mitra saya di Cina.
Ramuan-ramuan itu dikirimkan kepada saya untuk menyembuhkan kanker
payudara itu. Meskipun kami menghadapi keadaan yang menyedihkan pada
saat itu, kami dapat tertawa lepas, dan saya ingat telah mencetuskan
perkataan bahwa ramuan ini merupakan pengobatan bagi kanker payudara di
Cina, dan tidak mengherankan bahwa wanita-wanita di Cina berusaha
menghindar dari penyakit ini.

Kata-kata itu terngiang-ngiang di benak saya. “Mengapa wanita-wanita
di Cina tidak terkena kanker payudara?” Saya pernah bekerja sama dengan
mitra-mitra Cina dalam penelitian tentang hubungan antara kimia tanah
dan penyakit, dan mengingat beberapa statistik yang telah dibuat.
Penyakit ini boleh dikatakan tidak terdapat di seluruh negeri Cina.
Hanya 10.000 wanita di Cina wafat karena penyakit ini, dibandingkan
dengan persentase menakutkan bahwa satu di antara 12 wanita di Inggris
meninggal dunia karena penyakit ini, dan bahkan angka ini lebih
mengerikan lagi menjadi rata-rata satu di antara 10 wanita di sebagian
besar negara-negara Barat. Hal ini bukanlah karena Cina merupakan negeri
yang lebih bersifat pedesaan, dan tidak banyak terkena polusi perkotaan.
Di daerah Hong Kong yang padat, persentase meningkat menjadi 34 di
antara 10.000 wanita, namun toh masih jauh lebih sedikit daripada di
Barat.

Kota-kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang juga memiliki persentase
yang hampir sama dengan Cina. Padahal kedua kota ini telah diserang
dengan senjata nuklir, sehingga selain kanker yang berhubungan dengan
polusi, kita dapat memperkirakan adanya kasus-kasus kanker yang terkait
dengan radiasi.
Kesimpulan yang dapat kita peroleh dari statistik ini sungguh
mengejutkan. Apabila seorang wanita Barat pindah ke kota industri
Hiroshima yang telah teradiasi, resiko terkena kanker payudara ini dapat
menjadi satu berbanding dua.

Tentu saja hal ini tidak masuk akal. Saya merasa yakin bahwa ada
sebuah faktor gaya hidup yang bukan terkait dengan polusi, urbanisasi
atau lingkungan hidup yang nyata-nyata telah meningkatkan kemungkinan
wanita Barat terkena kanker payudara.
Saya kemudian menemukan bahwa penyebab perbedaan besar dalam
persentase kanker payudara antara negara-negara Timur dan Barat bukanlah
karena faktor genetika.

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa apabila orang Cina atau Jepang
pindah ke Barat, dalam satu atau dua generasi persentase kanker payudara
mereka mendekati persentase dari penduduk negara di mana mereka tinggal.
Hal yang sama terjadi apabila orang-orang Timur sepenuhnya meniru gaya
hidup Barat di Hong Kong. Sesungguhnya, nama populer yang disebutkan
orang di Cina bagi kanker payudara adalah ‘Penyakit Wanita Kaya’. Ini
disebabkan bahwa di Cina, hanya orang-orang kaya yang dapat menikmati
apa yang disebut sebagai ‘Makanan Hong Kong’.
Orang-orang Cina menggambarkan semua makanan Barat, termasuk semua
kudapan dari es krim dan coklat sampai spaghetti dan keju, sebagai
‘Makanan Hong Kong’ karena hanya terdapat di bekas koloni Inggris dan
dulu jarang ada di daratan Cina.

Jadi sungguh masuk akal bagi saya bahwa apa yang menyebabkan kanker
payudara saya ini dan banyaknya penderita penyakit tersebut di negara
saya hampir dipastikan berasal dari sesuatu yang berhubungan dengan gaya
hidup Barat kita, dari kalangan menengah yang lebih baik.
Angka ini juga besar bagi para pria di sini. Saya telah mengamati
dalam penelitian saya bahwa banyak data tentang kanker prostat juga
sampai pada kesimpulan yang sama.

Menurut angka dari WHO, jumlah pria yang terkena kanker prostat di
Cina pedesaan hampir tidak ada, hanya 0,5 pria di antara 100.000. Namun
demikian di Inggris, Skotlandia dan Wales, angka ini 70 kali lebih
tinggi. Seperti kanker payudara, penyakit ini merupakan penyakit
kalangan menengah dan terutama menyerang kelompok-kelompok sosial yang
lebih kaya dan mempunyai kehidupan sosial-ekonomi yang lebih tinggi,
yaitu mereka yang dapat menikmati makanan yang bergizi tinggi.
Saya teringat berkata kepada suami saya, “Ayolah Peter, kamu baru saja
pulang dari Cina. Apa sih gaya hidup Cina yang sangat berbeda dengan
kita?”

“Mengapa mereka tidak terkena kanker payudara?”
Kami memutuskan untuk menggunakan latar belakang ilmu kami
bersama-sama dan melakukan pendekatan dengan logika.
Kami memeriksa data ilmiah yang mengarahkan kami pada kandungan lemak
dalam makanan. Para peneliti pada tahun 1980-an telah menemukan bahwa
hanya 14% kalori di hidangan Cina terdiri atas lemak, dibandingkan
dengan hampir 36% di Barat.

Tetapi makanan yang telah saya santap selama bertahun-tahun sebelum
terkena kanker payudara ini sangat rendah lemak dan berserat tinggi.
Selain itu, sebagai ilmuwan saya tahu bahwa asupan lemak pada orang
dewasa tidak menunjukkan peningkatan resiko kanker payudara dalam
sebagian besar investigasi yang telah dilakukan pada kelompok-kelompok
besar wanita selama dua belas tahun.

Lalu pada suatu hari sesuatu yang agak istimewa terjadi. Peter dan
saya telah bekerja sama begitu erat selama bertahun-tahun lamanya
sehingga saya tidak yakin siapa di antara kami berdua yang berkata
terlebih dahulu: “Orang-orang Cina tidak makan produk dari susu!”
Sulit untuk menjelaskan kepada orang yang bukan ilmuwan terjadinya
‘dentingan’ pikiran dan perasaan yang mendadak ketika menyadari bahwa
pikiran kita terbuka pada sesuatu hal yang penting. Rasanya seperti ada
banyak potongan gambar di dalam otak kita dan tiba-tiba, dalam beberapa
detik, semua teka-teki ini terangkai dengan baik sehingga membentuk
gambar yang jelas.

Tiba-tiba saya teringat kembali betapa banyak orang Cina yang tidak
dapat mencernakan susu dengan baik, betapa orang-orang Cina yang bekerja
dengan saya selalu berkata bahwa susu hanya untuk bayi, dan bagaimana
salah seorang sahabat karib saya, yang keturunan Cina, dengan sopan
selalu menolak keju pada saat jamuan malam.

Saya tahu bahwa tak ada orang Cina yang hidup secara tradisional, yang
menggunakan susu sapi atau produk dari susu untuk memberi makan kepada
bayinya. Dalam adat istiadat mereka, mereka menggunakan inang penyusu
tetapi tidak pernah produk dari susu.

Secara budaya, orang-orang Cina menganggap gaya Barat kita yang sangat
menyukai susu dan produk dari susu sebagai sesuatu yang sangat aneh.
Saya teringat ketika menjamu sebuah delegasi besar ilmuwan Cina tidak
lama setelah berakhirnya Revolusi Budaya di Cina pada tahun 1980-an.
Atas nasihat Biro Luar Negeri, kami telah meminta kepada perusahaan
jasa boga untuk menyediakan puding yang mengandung banyak es krim.
Setelah menanyakan dari apa puding itu dibuat, semua ilmuwan Cina itu,
termasuk penerjemahnya, dengan sopan namun tegas menolak untuk
menyantapnya, dan mereka tidak dapat dibujuk untuk mengubah pikiran
mereka.

Pada waktu itu kami semua senang dan menikmati porsi tambahan!
Saya menemukan bahwa susu adalah salah satu penyebab umum alergi
makanan. Sekitar 70% penduduk dunia tidak dapat mencernakan gula susu,
laktosa, sehingga para ahli gizi berpendapat bahwa kondisi ini normal
bagi orang dewasa, dan bukan merupakan sebuah defisiensi (kekurangan).
Mungkin alam berusaha mengatakan kepada kita bahwa kita telah
mengkonsumsi makanan yang salah.

Sebelum saya terkena kanker payudara untuk pertama kali, saya telah
makan banyak produk dari susu, seperti susu tanpa lemak, keju rendah
lemak dan yoghurt. Saya menggunakannya sebagai sumber protein saya yang
utama. Saya juga makan daging cincang sapi yang tidak berlemak, yang
sekarang baru saya sadari mungkin sering berasal dari sapi perahan.
Agar dapat mengatasi kemoterapi untuk benjolan kanker saya yang kelima
ini, saya telah makan yoghurt organik agar alat-alat pencernaan saya
dapat pulih kembali dan mengembalikan bakteri-bakteri ‘yang baik’ ke
dalam usus saya.

Baru-baru ini, saya menemukan bahwa pada tahun 1989 yang lalu, yoghurt
telah terlibat dalam kanker ovarium (indung telur). Dr Daniel Cramer
dari Unversitas Harvard telah meneliti ratusan wanita penderita kanker
indung telur dan telah mencatat dengan rinci apa yang biasa mereka
makan. Coba saya tahu tentang hal ini ketika ia pertama kali
menemukannya.
Mengikuti nasihat Peter dan pendapat saya tentang makanan Cina, saya
memutuskan untuk tidak saja menghentikan yoghurt tetapi semua produk
dari susu, saat ini juga. Keju, mentega dan yoghurt serta semua makanan
yang mengandung susu saya buang ke sampah.

Betapa mengherankan bahwa begitu banyak produk termasuk sup buatan,
biskuit dan kue mengandung susu. Bahkan banyak merek margarin yang
dijual dengan bahan dari minyak kedelai, minyak bunga matahari atau
minyak zaitun dapat mengandung produk susu.
Oleh karena itu saya kemudian membaca semua kandungan yang tercetak di
label-label makanan.
Sampai saat itu, saya setia mengukur perkembangan benjolan kanker saya
yang kelima ini dengan alat pengukur dan mencatat kasilnya. Meskipun
para dokter dan suster banyak memberi semangat dan berkata positif
kepada saya, pengamatan saya sendiri mengungkapkan kenyataan yang pahit.
Seri kemoterapi saya yang pertama untuk benjolan kelima ini tidak
berhasil – benjolan itu tetap sama.

Kemudian saya menghapuskan produk-produk dari susu. Beberapa hari
kemudian benjolan itu mulai mengecil.
Sekitar dua minggu setelah seri kemoterapi saya yang kedua dan
seminggu setelah tidak mengkonsumsi produk dari susu, benjolan di leher
saya mulai terasa gatal. Kemudian benjolan itu melunak dan mengecil.
Garis di alat pengukur, yang tadinya tidak menunjukkan perubahan,
sekarang menunjuk ke bawah setelah tumor itu menjadi kecil dan mengecil
lagi.

Dan secara signifikan, saya mencatat bahwa daripada menurun secara
perlahan-lahan (membentuk kurva yang halus) seperti biasanya terjadi
pada kanker, tumor yang mengecil ini digambarkan seperti garis lurus
yang menuju ke bagian bawah alat pengukur, yang menggambarkan
penyembuhan, bukan pembasmian (atau pengurangan) tumor.
Pada hari Sabtu siang sekitar enam minggu setelah tidak mengkonsumsi
produk-produk susu ini, saya melakukan meditasi selama sejam kemudian
meraba apa yang yang masih tersisa dari benjolan saya. Saya tidak
menemukannya lagi. Padahal saya sangat berpengalaman dalam mendeteksi
benjolan kanker, karena saya menemukan kelima benjolan kanker saja itu
sendiri. Saya turun ke tingkat bawah rumah dan meminta suami saya meraba
leher saya. Ia pun tidak menemukan benjolan apapun juga.
Hari Kamis berikutnya saja harus memeriksakan diri saya pada dokter
spesialis kanker saya di Cross Hospital London. Ia memeriksa saya dengan
teliti, terutama leher saya di mana sebelumnya ada tumor. Tadinya ia
tercengang dan kemudian gembira ketika berkata, “Saya tidak
menemukannya.”

Ternyata tidak seorangpun dari dokter-dokter saya yang memperkirakan
bahwa seseorang dengan jenis dan stadium kanker saya (yang jelas-jelas
sudah menyebar ke sistem getah bening) dapat bertahan hidup, apalagi
begitu sehat dan gembira.
Dokter spesialis saya merasa sangat bahagia seperti saya. Tadinya
ketika saya membicarakan gagasan saya dengannya, ia dapat memahami
tetapi bersikap skeptis. Tetapi saya tahu bahwa sekarang ia menggunakan
peta yang menunjukkan persentase kanker di Cina di dalam kuliah-kuliah
yang diberikannya, dan menganjurkan makanan tanpa produk susu bagi
pasien-pasien kankernya.

Saya sekarang meyakini adanya kesamaan dalam pertalian antara produk
dari susu dan kanker payudara dengan merokok dan kanker paru-paru. Saya
percaya bahwa dengan mengidentifikasi pertalian antara kanker payudara
dan produk susu dan kemudian mengembangkan makanan yang khusus ditujukan
untuk mempertahankan kesehatan dari payudara dan sistem hormon saya,
telah menyembuhkan saya.
Sangat sulit bagi saya, dan mungkin juga bagi anda, untuk menerima
bahwa sebuah zat yang begitu ‘alami’ seperti susu dapat berdampak begitu
mencelakakan bagi kesehatan. Tetapi saya merupakan bukti hidup bahwa hal
itu benar-benar terjadi dan mulai besok saya akan mengungkapkan rahasia
kegiatan saya yang mengubah semuanya ini.

Disarikan dari buku “Your Life in Your Hands” karangan Professor Jane Plant, PhD, CBE.