Posts Tagged ‘Keluarga’

Cara memahami anak

July 25, 2011

Ayah Irwan, bagaimana cara yang benar dalam memberitahu anak agar ia mengerti dan tidak membantah untuk tidak mengulangi perbuatan yg ia lakukan itu kurang tepat ? kebetulan anak saya baru berumur 3 th. terima kasih, semoga bersama langkah kita kita dapat menjadi ayah yg baik buat putra putri kita. amin…

 

Jawaban


Ayah Khoirul yang luar biasa.

Anak ayah Khoirul yang berumur 3 tahun memang sedang berusaha menjajaki self esteemnya. Dia sedang mencoba menjadi dirinya sendiri dengan cara yang dia pahami sendiri. Kita akan banyak menemui berbagai penolakan. Tapi percayalah ayah, ini bukanlah dia sedang membantah apalagi melawan ayah. Nah, persoalan ada perbuatannya yang kurang tepat ini mungkin ada beberapa alasan. Pertama, dia tidak mengetahui seperti apa sebenarnya perbuatan yang benar. Ketidaktahuan ini bisa terjadi karena dia tidak mendapatkan contoh kongkrit. Bisa jadi selama ini dia hanya mendapatkan nasehat berupa kata-kata saja. Kedua, anak-anak umur itu memang sedang senang mencoba salah.

Usul saya,

pertama, ada baiknya ayah Khoirul dan istri pelan-pelan mempelajari tahap perkembangan anak, sehingga kita mengasuh anak tidak menebak-nebak. Kalau kita mengetahui tahap perkembangan anak pastilah kita akan mengasuh anak akan sesuai dengan kebutuhan tahap perkembangannya.

Kedua, untuk anak kita mengerti akan sesuatu memang memerlukan contoh dan pembiasaan yang berkali-kali. Agak susah anak-anak seumur itu bisa langsung instan mengerti apa yang kita maui.

Ketiga, teruslah temani anak-anak diberbagai kesempatan. Perbanyaklah memperhatikan yang positif-positif dari tingkah laku anak kita. Berikan apresiasi untuk mereka. Hindari untuk terlalu sibuk dengan hal-hal negative yang mereka lakukan.

Marilah terus kita memohon kepada Allah agar memudahkan dalam mengasuh anak-anak sampai akhir hayat nanti. Amin.

 

Sumber: SahabatAyah

Keharmonisan

July 25, 2011
Ada sebuah penelitian paling mutakhir yang menyebutkan bahwa dalam kehidupan rumah tangga.
Pada tahun pertama, istri yang bicara dan suami yang mendengarkan. Tahun kedua, suami yang bicara
dan istri yang mendengarkan. Tahun ketiga, suami istri sama-sama bicara dan tetangga yang mendengarkan.
Anda boleh saja meragukan kebenaran penelitian diatas. Namun mari kita buktikan, ketika kita mencintai seseorang
maka tampaklah kesempurnaannya, dia begitu anggun, cantik, baik hati, enak diajak ngobrol.
Begitu menikah, ketidaksempurnaan terlihat didepan mata, menyebalkan, cerewet dan pelitnya minta ampun.
Lantas bagaimana membuat semuanya terlihat indah? (more…)